Sejauh mata
Bunga membukam
Merekah rasa datang
Tersimpan rapat oleh malam
Sebongkah asa
Segenggam rasa
Menembus jiwa seakan terpikat
Memberi syarat cinta
Ibu ... Kau di sana
Bukan bualan yang tertera
Bunga malang menumpahkan untaian kata
Tak cukup kau makan
Serat-serat makna tersimpan
Tetap dengan kata aku luapkan
Terima kasih yang tak terlalaikan
Keajaiban yang kau curahkan
Do’a yang kau sematkan
Ibu ... Pelita hidupku
Tiada lepas jiwa
Do’a dan harapan
Kau bahagia di Surga-NYA
Komentar
Posting Komentar