Kenangan Khayalan Sang Jelita

Abu makan arang

Bak ombank menembus terumbu karang

Kau beradu dan menerawang

Kenangan yang garang

Akan lahirnya catatan terlarang




Kau sisiri lembaran demi lembaran

Menumbuk kisah seorang tuan

Pangeran-peangeran menawan

Kau putri dan akulah sang pangeran

Meski hanyalah impian tipuan

Akan dunia khayalan




Dulu kau percaya bahkan

Aku tertawa menahan

Akan kelucuan yang kau ciptakan

Demi datangnya kenangan

Dan kini hanya suguhan

Menjelma kenangan yang tak terlupakan

Oleh jiwa yang merana


Meredam sosokmu yang jelita

Komentar